Rokok Elektrik Vs Rokok Biasa, Mana Yang Lebih Bahaya?

Author : admin Category :vape January 10, 2017

Rokok Elektrik Vs Rokok Biasa – Rokok elektrik atau vape mulai digunakan pada tahun 2003 di china. Awalnya vaporizer digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu para pecandu rokok untuk berhenti merokok. Kini pengguaan vape mengalami peningkatan yang luar biasa, bahkan sudah menjadi lifestyle. Vape sendiri terdiri dari MOD (tempat baterai), atomizer (komponen untuk mengubah cairan jadi uap) dan liquid atau e juice yakni berupa cairan yang kemudian diubah jadi uap. Vape memang terbukti dapat menghentikan seseorang untuk merokok tembakau, namun yang masih jadi perdebatan apakah rokok elektrik atau vape ini lebih aman dibanding rokok biasa?

rokok-elektrik-vs-rokok-biasa-mana-yang-lebih-bahaya

Rokok Elektrik Vs Rokok Biasa, Mana Yang Lebih Bahaya?

Beberapa kalangan menyebutkan jika rokok elektrik ini adalah cara aman untuk berhenti dari kebiasaan merokok. Namun hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang membenarkan hal tersebut. Berbagai riset pun telah dilakukan untuk mengetahui bahaya rokok elektrik ini. Pada tahun 2009 lalu FDA yang merupakan Badan pengawas makanan dan Obat dari Amerika serikat mensponsori penelitian tentang bahaya vaporizer atau rokok elektrik. Dari penelitian tersebut diketahui rokok elektrik mengandung nitrosamine, tobacco specific nitrosamines dan Diethylene glycol yang bisa menjadi racun dan karsinogen pada tubuh.

Namun pada penelitian lain, TSNA yang terdeteksi jumlahnya sangat kecil. Pada penelitian lain menyebutkan rokok elektrik bisa meningkatkan kadar karbon monoksida dalam plasma dan meningkatkan denyut jantung para penggunanya. Penelitian lainya juga menyebutkan rokok elektrik ini memiliki kadar nikotin yang lebih rendah ketimbang rokok biasa atau rokok tembakau. Perdebatan rokok elektrik vs rokok biasa memang masih menjadi pro dan kontra. Dari data data penelitian yang sudah dilakukan, rokok elektrik belum terbukti aman dan masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui dampak kesehatan dari rokok elektrik untuk penggunaan jangka panjang.

Jika ditanya Rokok Elektrik Vs Rokok Biasa, Mana Yang Lebih Bahaya? tentu keduanya memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Jika mau sehat, janganlah merokok. Memang vape atau rokok elektrik ini pernah digunakan untuk alat bantu berhenti merokok. Namun saat ini hal tersebut sudah tidak dianjurkan lagi. Bahkan beberapa negara kini sudah membuat regulasi baru tentang penggunaan rokok elektrik. Di inggris misalnya, yang mulai mengganggap vape sebagai produk obat. Sementara di Singapura, Norwegia dan Brasil, sudah ada larangan penggunaan rokok elektrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *