Menguak Legenda Gunung Semeru Sebagai Paku Bumi Jawa

Legenda Gunung Semeru  – Gunung semeru masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ya, dengan luasan sekitar 50.273 hektar, taman nasional ini juga jadi tempat berdirinya gunung-gunung lainnya seperti dengan gunung bromo, gunung widodaren, dan gunung batok. Akan tetapi, diantara semua gunung tersebut, hanya gunung semerulah yang paling menjulang tinggi, dengan memiliki ketinggian sekitar 3.676 meter dari atas permukaan laut. Gunung semeru adalah salah satu objek wisata gunung berapi yang paling aktif di Indonesia.

Menguak Legenda Gunung Semeru Sebagai Paku Bumi Jawa

Dilihat dari catatan, pada setiap 20 menit sekali gunung semeru ini mengeluarkan kepulan asap yang biasanya disebut dengan “wedhus gembel” dalam bahasa setempat. Selain hal tersebut, gunung semeru juga sering mengeluarkan material lainnya, seperti batu kerikil dan pasir. Gunung semeru yang cukup populer dengan puncaknya yang bernama Mahameru ini memang menjadi tempat favorit para pendaki. Gunung ini seolah-olah menjadi sebuah magnet yang terus menarik perhatian para pendaki untuk bisa datang dan menaklukkan ketinggiannya.

Ini legenda gunung semeru yang perlu diketahui

Gunung semeru ini memang menjadi gunung terpenting dalam ajaran agama Hindu, pasalnya menurut kitab Tantu Pagelaran, gunung ini pada awalnya ada di negara India dengan nama gunung meru, yang kemudian berpindah ke pulau Jawa. Pulau Jawa yang dikisahkan sebagai pulau yang terombang-ambing ditengah lautan. Melihat hal tersebut, para Dewa pun merasakan harus bisa melakukan sesuatu. Sehingga, pada akhirnya diputuskanlah untuk memindahkan gunung meru, dan menjadikan sebagai pasak atau pun paku supaya pulau Jawa tidak berguncang.

Di dalam upaya pemindahan gunung ini, Dewa Shiwa menjelma jadi seekor kura-kura raksasa yang memikul gunung tersebut, lalu berenang untuk menuju pulau Jawa, sedangkan Dewa Brahma sendiri menjelma jadi seekor ular yang melilitkan tubuhnya di gunung dan punggu kura-kura. Hingga di ujung barat pulau, kedua Dewa akhirnya meletakkan gunung di sana, akan tetapi hal tersebut membuat ujung timur pulau terangkat, sebab beban berat di bagian barat. Akhirnya gunung pun dipindahkan lagi ke ujung timur. Tetapi, pada saat memindahkan, beberapa serpihan gunung tercecer disepanjang jalan, sehingga terciptalah jajaran gunug dari barat ke timur pulau Jawa hingga saat ini.

Itulah legenda gunung semeru yang bisa kami informasikan kepada Anda semuanya. Setidaknya itulah yang dipercaya masyaraat setempat meskipun tidak bisa dinalar dan tidak bisa dibuktikan kebenarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *