Bahaya Tato Bagi Kesehatan Kulit Yang Perlu Anda Waspadai

Author : admin Category :kesehatan September 11, 2015

Bahaya Tato Bagi Kesehatan Kulit – Belakangan ini, tato sudah menjadi seni pada kulit yang menjadi trend dan digemari oleh banyak orang. Bahkan para kaum hawa sekalipun sudah sangat identik dengan penggunaan tato. Banyak yang menganggap bahwa tato bisa membantu mereka untuk terlihat lebih cantik, dewasa, dan juga terlihat lebih sangar. Artinya, tato bisa membantu mereka untuk mendapatkan kepercayaan diri. Namun dibalik manfaatnya yang bisa meningkatkan kepercayaan diri, adakah bahaya tato bagi kulit? Jawabannya ya. Pemakaian tato baik itu yang temporer henna maupun tato asli bisa menimbulkan dampak negatif bagi kulit, bahkan merugikan tubuh.

Bahaya Tato Bagi Kesehatan Kulit

Ruam dan Infeksi
Umumnya, masalah kulit yang disebabkan oleh penggunaan tato adalah ruam dan infeksi pada bagian tato tersebut. Mereka yang memiliki jenis kulit sensitif akan sangat rentan terhadap ruam dan infeksi ini, sekalipun mereka hanya menggunakan tato temporer. Gejala dari infeksi akibat tato ini bisa ditandai dengan rasa gatal, kulit merah, hingga luka. Untuk kondisi yang berat, infeksi ini akan menghasilkan cairan dan nanah. Apabila orang tersebut menderita diabetes ataupun gangguan sistem imun, maka infeksi akan lebih parah. Penderitanya bisa mengalami infeksi yang mempengaruhi dan menyebar pada organ-organ lain seperti tulang dan persendian.

Peralatan Tidak Bersih
Ruam dan infeksi dari tato tersebut sangat sering disebabkan oleh penggunaan peralatan yang tidak bersih. Sangat penting untuk memperhatikan penggunaan alat ini, mengingat proses tato akan menuntut kulit kita untuk melakukan kontak langsung dengan alat tersebut. Nah, ketika peralatan tersebut ternyata tidak bersih, maka kuman dan bakteri memiliki kesempatan untuk masuk dan berkembang di dalam kulit kita. Hal inilah yang kemudian memicu munculnya infeksi di daerah kulit yang memiliki tato tersebut.

Tinta Tato
Bahaya tato bagi kesehatan kulit bisa juga ditimbulkan dari penggunaan tinta tato itu sendiri. Pasalnya, tinta tato sangat mudah dijangkiti bakteri tertentu, terutama saat dicampur dengan air yang tidak steril. Sebuah penelitian di Denmark yang dilakukan pada tahun 2011 meneliti sebanyak 85 botol tinta tato yang diproduksi di Inggris dan Amerika. Hasilnya, ditemukan 10% botol yang tidak steril dan memiliki bakteri, sekalipun yang masih dalam kondisi tersegel. Dari data ini, bisa disimpulkan bahwa ada banyak produk tinta tato yang tidak steril, terlebih lagi jika salon tato tersebut tidak mengutamakan profesionalitas. Jenis bakteri yang biasa ditemukan di dalam tinta tato adalah staphylococcus, mycobacterium leprae, bakterimikrobakterium atipik, dan virus herpes simples.

Risiko Penyakit Lainnya

Selain menimbulkan infeksi, penyakit serius seperti kusta, sifilis, hepatitis hingga HIV bisa muncul akibat pemakaian tato. Alasannya karena banyak orang yang biasanya menggunakan jarum bekas dimana pemakai sebelumnya sudah mengidap penyakit tersebut. Sementara untuk Anda yang sangat memperhatikan kesehatan kulit, sebaiknya lebih berhati-hatilah dalam penggunaan tato. Pasalnya, tato yang bersifat permanen bisa menjadikan kulit kasar atau tidak rata akibat dari luka ataupun infeksi yang ditimbulkan. Nah, jika tato ini dihapus di kemudian hari, maka kulit Anda tidak bisa mulus lagi seperti sedia kala. Bahkan penggunaan tato ini bisa menimbulkan gundukan-gundukan kecil di area kulit yang ditato.

Anda tentu sudah sangat paham bahwa penggunaan tato bisa membuat penampilan seseorang terlihat lebih menarik serta membuatnya measa lebih percaya diri lagi. Namun di sisi lain, Anda juga sudah paham bahawa ada banyak bahaya tato bagi kesehatan kulit. Pada akhirnya, semua kembali pada Anda untuk mempertimbangkan apakah saatnya untuk bertato atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *