Perhatikan Cara Mencegah Kelahiran Prematur Berikut

Author : admin Category :kesehatan August 18, 2015

Cara mencegah kelahiran prematur sangat erat kaitannya dengan menghindari segala kemungkinan dan juga mengambil tindakan yang tepat saat ditemukan gejala atau peringatan dini dari persalinan prematur itu sendiri. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak mengetahui seperti apa kelahiran prematur itu sehingga sulit untuk melakukan langkah pencegahan. Hingga saat ini, kelahiran prematur masih belum bisa dipastikan penyebabnya. Meski demikian, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa persalinan dini cenderung dipicu oleh respon alami tubuh karena adanya infeksi bakteri tertentu.

Cara mencegah kelahiran prematur

Cara mencegah kelahiran prematur

Nah, apa saja jenis infeksi bakteri itu? Berikut penjelasannya:

Infeksi Vagina

Sebuah studi menunjukkan bahwa infeksi yang disebut dengan bacterial vaginosis (BV) bisa meningkatkan peluang wanita mengalami persalinan prematur hingga 2 kali lipat. Infeksi bacterial vaginosis ini bisa dialami oleh sekitar 12-22% wanita hamil. Namun dengan melakukan pengobatan yang aman, maka infeksi ini bisa diturunkan secara signifikan yang artinya ikut menurunkan resiko kelahiran prematur.

Infeksi Selaput Janin

Penelitian mengungkapkan bahwa resiko melahirkan prematur sangat erat kaitannya dengan infeksi bakteri terhadap selaput janin dan cairan ketuban. Untuk jenis infeksi ini, bisa ditangani dengan pemberian antibiotik yang tentunya hasrus disesuaikan dengan kondisi ibu hamil.

Periodontal (Penyakit Gusi)

Wanita yang mengidap penyakit periodontal dalam tingkat parah akan menghadapi resiko kelahiran prematur hingga 7 kali lipat. Hal ini diungkapkan lewat penelitian School of Dentistry di North Carolina. Meskipun dibutuhkan studi yang lebih lanjut agar bisa mengkonfirmasi hal ini, namun sejumlah peneliti sudah menyimpulkan bahwa infeksi penyakit gusi akan mendorong produksi zat-zat yang memicu kelahiran lebih dini.

Sayangnya, wanita hamil yang mengalami penyakit periodontal tidak dianjurkan untuk menjalani perawatan seperti biasanya. Nah, jika Anda ternyata memiliki penyakit seperti gigi lepas atau gusi berdarah dan sedang mengandung, sebaiknya mintalah saran dari dokter gigi agar bisa memberikan perawatan gigi yang tepat selama masa kehamilan Anda.

Cara Mencegah Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur masih bisa dicegah dengan mengenali beberapa tanda-tandanya lebih awal. Jika usia kehamilan Anda belum memasuki usia 37 minggu dan sudah mengalami tanda-tanda seperti di bawah ini, sebaiknya hubungi dokter agar bisa dilakukan penanganan dan pencegahan yang lebih akurat. Berikut tanda-tandanya:

  • Terjadinya kontraksi uterus yang semakin menyakitkan dan biasanya terjadi setiap 10 menit. Selain itu, kontraksi yang terjadi juga akan datang secara berkala dengan interval yang berkala pula, misalnya setiap 15 menit.
  • Rasa kram pada perut bagian bawah yang rasanya seperti saat menstruasi. Rasa kram ini sendiri bisa datang dan pergi ataupun hadir dengan konstan.
  • Panggul yang terasa begitu tertekan sehingga bayi yang ada di dalam janin seperti menekan keluar. Tekanan ini juga bisa datang dan pergi begitu saja.
  • Meningkatnya keputihan yang berbentuk cair dan bercampur dengan darah.

Langkah pencegahan untuk tanda-tanda di atas bertujuan untuk menghindari terjadinya komplikasi pada bayi sehingga kelahiran prematur itu bisa ditunda. Namun jika kondisi Anda dan bayi memang sudah tidak memungkinkan lagi, maka satu-satunya langkah yang harus diambil oleh dokter adalah mengeluarkan bayi tersebut. Pada dasarnya, mencegah persalinan dini itu sangat tergantung dengan pengetahuan dari sang ibu mengenai kelahiran prematur. Semoga ulasan mengenai cara mencegah kelahiran prematur yang kami berikan kali ini bisa membantu Anda untuk lebih paham seperti apa kelahiran prematur itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *