Waspadai Gejala Tumor Otak Pada Anak Berikut

Author : admin Category :kesehatan August 14, 2015

Gejala tumor otak pada anak-anak sangat mirip dengan gejala migrain atau sinusitis, sehingga banyak orang tua yang sering mengabaikannya. Sementara itu, diagnosa yang lebih awal akan membantu dalam menentukan jenis pengobatan sehingga harapan hidup penderitanya bisa meningkat. Sejumlah gejala tumor otak pada usia anak-anak dan remaja bisa ditandai seperti sering sakit kepala, demam, dan masalah pada penglihatan. Selain menjadi gejala tumor, hal di atas juga bisa dijadikan gejala umum dari berbagai jenis penyakit. Meskipun gejala ini tergolong ringan, para orang tua tidak boleh mengabaikannya karena sama saja dengan mengabaikan kemungkinan munculnya kanker otak itu sendiri.

gejala tumor otak pada anak

ilustrasi gejala tumor otak pada anak

Beberapa jenis tumor bisa tumbuh secara lambat namun ada juga yang bisa tumbuh agresif. Selain itu, tumor juga akan menyerang jaringan lain yang berdekatan dari tempat tumbuhnya. Untuk orang dewasa, jenis tumor otak yang biasa dialami bersifat sekunder atau berasal dari organ lain, lalu menyebar pada otak. Sementara untuk anak-anak, mereka mengalami tumor yang bersifat primer atau tumbuh dari bagian otak itu sendiri.

JENIS TUMOR OTAK

Tumor otak bisa dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, tergantung dari lokasi dan pola pertumbuhannya.

  • Ini merupakan jenis tumor yang tumbuh dan berkembang pada lapisan ventrikel otak atau kanal pusat di dalam sumsum tulang belakang.
  • Jenis tumor dari sel-sel glial, sebuah sel yang digunakan untuk membangun myelin. Sel-sel inilah yang mendukung sistem saraf dan melindungi neuron dari kerusakan atau cedera.
  • Tumor dari sel-sel astrosit, sebuah tipe yang berasal sub sel glial.

GEJALA TUMOR OTAK PADA ANAK-ANAK

Sejumlah tumor tumbuh secara lambat sehingga butuh beberapa tahun untuk bisa menunjukkan gejala. Namun ada beberapa tanda yang bisa menjadi peringatan dini dari tumor otak.

  • Sering mengalami sakit kepala.
  • Sakit atau nyeri pada bagian leher dan lengan.
  • Masalah pada penglihatan yang menjadi kabur, kehilangan penglihatan, atau penglihatan ganda.
  • Mudah lupa atau kehilangan memori.
  • Sakit pada kepala ketika membungkuk.
  • Sakit kepala ini akan terasa memburuk saat pagi hari, saat batuk, atau saat berolahraga.
  • Lesu, lelah secara berlebihan, dan nyeri pada tulang.
  • Mengalami ketidaknyamanan umum seperti tidak enak badan.
  • Penurunan berat badan.
  • Pegal pada bagian lengan dan kaki.
  • Mual dan muntah.
  • Kesemutan, mati rasa, dan hilangnya sensai pada lengan atau kaki.
  • Kehilangan koordinasi saat berjalan.
  • Kejang
  • Mudah mengantuk.
  • Gerakan mata tidak normal.
  • Depresi, mengalami perubahan kepribadian dan perilaku.
  • Tidak bisa mengontrol otot-otot.
  • Bicara cadel.

Secara umum, anak-anak dan remaja bisa pulih dari kanker otak jika gejala-gejala tersebut bisa dideteksi dan diobati lebih awal. Gejala ini memang tidak terlalu spesifik, sehingga sering didiagnosa sebagai kondisi yang ringan saja. Sejumlah tes seperti CT scan atau MRI bisa digunakan untuk mendeteksi adanya kemungkinan tumor. Jika ternyata ditemukan pertumbuhan tumor, maka pengobatan yang dilakukan adalah operasi pengangkatan, kemoterapi, dan radiasi yang bertujuan untuk membunuh sel-sel tumor tersebut.

Sementara itu, terapi fisik akan diberikan kepada penderita yang sudah kehilangan kontrol terhadap kinerja anggota badannya. Jika penderita sudah memiliki masalah pada penglihatan, maka dukungan dari spesialis mata akan sangat dibutuhkan. Dalam artian lain, pengobatan kanker otak bisa berbeda-beda, tergantung dari gejala atau tingkat keparahannya. Meskipun tumor otak pada anak-anak dan remaja tidak terlalu sering terjadi, namun hal ini tetap harus diperhatikan oleh para orang tua. Dengan mengenal gejala tumor otak pada anak-anak lebih awal, maka kelangsungan hidup mereka bisa meningkat secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *