3 Keajaiban Saat Bencana Longsor Banjarnegara Terjadi

Author : admin Category :news December 17, 2014

Longsor di Banjarnegara tepatnya di Dusun Jemblung, Sampang, Karangkobar, Banjarnegara setidaknya sampai saat ini sudah memakan 59 korban tewas. Sementara itu sekitar 70 orang belum ditemukan dan diduga masih tertimbun tanah. Tak kurang dari 3000 penyelamat yang terdiri dari tentara, polisi, SAR serta relawan diterjunkan untuk mengevakuasi korban. Dari pihak TNI sendiri mengirimkan 35 anggota Kopassus, 3oo personel Kostrad, 122 personel Satgas marinir. Sementara dari Polda Jawa Tengah menerjunkan sekitar 600 anggota ke lokasi bencana. Tim evakuasi tersebut dimobilisir untuk mencari korban di puing-puing dan lumpur setelah tanah longsor tersebut menimbun lebih dari 100 rumah warga desa Jemblung, Banjarnegara.

keajaiban tanah longsor banjarnegara

Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara memang menimbulkan pilu yang mendalam bagi yang ditinggalkan. Namun ditengah kejadian tersebut, ada sejumlah keajaiban yang terjadi. Mulai dari sebuah rumah yang tetap berdiri, warga yang tertimbun longsoran hingga 9 jam hingga ibu-ibu hamil yang selamat. Nah berikut ini 3 keajaiban yang terjadi saat bencana tanah longsor Banjarnegara melanda.

1. Rumah Selamat Dari Tanah Longsor
Diantara rumah-rumah yang tertimbun longsoran dari Bukit Telogo lele, ada sebuah rumah warga yang tepat berada di lokasi longsoran yang selamat dan tidak tersentuh sama sekali. Rumah tersebut memiliki cat putih dan disekitarnya terdapat kebun jagung yang sama sekali tidak ada kerusakan. Sementara di sekelilingnya luluh lantak tenggelam dalam longsoran dari atas bukit. Dari penelusuran wartawan detik, diketahui rumah tersebut milik Juan seorang petani jagung. Juan selama ini dikenal suka membantu dan menolong dan rumahnya sering digunakan untuk mengaji. Namun naas dalam bencana Longsor Banjarnegara ini, Juan meninggal dunia besama anaknya yang masih berumur 8 tahun. Sedangkan istrinya selamat dari bencana alam tersebut.

2. Seorang Korban Longsor Banjarnegara selamat setelah 9 jam tertimbun lumpur
Bencana tanah longsor Bukit Telogo Lele di Banjarnegara ini mengakibatkan seratus lebih warga Dusun Jemblung tertimbun. Diantara korban tersebut ada seorang warga bernama Wawan Wahyuni yang masih selamat setelah tertimbun selama kurang lebih 9 jam. Saat tertimbun lumpur ia berusaha untuk mengeluarkan tanganya karena tanah yang menimpanya masih lembek.

3. Wanita Hamil Selamat Dari Timbunan Sedalam 1 meter
Diantara korban yang selamat terdapat Fatimah (30), wanita yang hamil 9 bulan. Ia selamat setelah sebelumnya terkubur longsoran tanah sedalam 1 meter. Meski selamat, Fatimah tetap berduka pasalnya ia harus kehilangan 5 anggota keluarganya yang terdiri dari bapak kandung, anaknya yang berusia 7 tahun, bapak dan ibu meruta serta uami. Sampai berita ini diterbitkan lima keluarganya tersebut belum ditemukan. Saat ini Fatimah masih dirawat di Puskesmas Karangkobar di daerah Banjarnegara karena masih mengalami trauma dan luka yang cukup serius. (update: jumlah korban longsor banjarnegara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *