Harga Pertamax Desember di Indonesia Akan Turun Jadi Dibawah Rp 10 ribu

Author : admin Category :Indonesiaku November 21, 2014

Harga Pertamax bulan Desember mendatang bakal turun menjadi dibawah Rp 10 ribu untuk setiap liternya. Hal ini disampaikan langsung oleh Hanung Budya selaku Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina. Pasca kenaikan harga BBM yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu memang memberikan banyak perubahan pada pola konsumen. Banyak para pengendara yang semula menggunakan bahan bakar premium untuk kendaraanya mulai berpindah menggunakan Pertamax. Hal ini lantaran perbedaan kedua harga BBM tersebut tidak terlalu jauh yakni hanya sekitar Rp 1.700, per liter dengan kualitas yang tentunya jauh berbeda. Dengan turunya harga Pertamax di bulan Desember nanti tentu akan membuat banyak para pengguna kendaraan yang mulai beralih menggunakan Pertamax.

harga pertamax desember turun

Penentuan Harga pertamax mengacu pada MOPS atau Mean Of Platts Singapore pada bulan sebelumnya. MOPS sendiri merupakan harga transaksi internasional yang ada di Singapore. Jadi untuk harga Pertamax pada bulan November ini berdasarkan perhitungan MOPS pada bulan oktober 2014. Oleh karena itu harga Pertamax pada bulan November ini masih Rp 10.200,/ liter. Akan tetapi pada bulan Desember mendatang Hanung menyampaikan harga jual Pertamax akan turun dengan kisaran dibawah Rp 10 ribu/ liter. “Saya sedang pikir-pikir untuk menurunkan lagi (harga Pertamax) untuk mendorong perpindahan non pso (subsidi),” Ujar Hanung Budya di kantor Pertamina Jakarta pada selasa 18 November 2014.

Turunya Harga Pertamax bulan Desember nanti akan membuat konsumsi Pertamax meningkat, bahkan Hanung memprediksi bisa meningkat 4 kali lipat setelah 2-3 bulan ke depan. Saat ini konsumsi pertamax harian sekitar 2,5 juta liter per hari , berarti dalam waktu sekitar 3 bulan kedepan konsumsinya bisa meningkat menjadi 10 juta liter per hari. Hanung juga mengatakan bahwa akan menambah nozzel untuk BBM non subsidi sebanyak 40%. Untuk stocknya sendiri menurut Hanung masih bisa untuk lebih dari 40 hari, dengan asumsi konsumsi hariannya 2,5 juta liter ditambah 2 hingga 3 kargo pada bulan Desember.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Jenis premium naik dari Rp 6.500,- menjadi Rp 8.500 sedangkan jenis solar naik dari Rp 5.500,- menjadi Rp 7.500,- untuk setiap liternya. Meski banyak mengundang pro dan kontra namun yang jelas terlihat dengan kenaikan harga BBM setidaknya bisa mendorong perpindahan BBM bersubsidi. Dengan turunya harga Pertamax akan membuat masyarakan yang tergolong mampu yang semula masih membeli BBM bersubsidi akan beralih untuk menggunakan Pertamax. Dengan demikian subsidi BBM bisa benar-benar tepat sasaran.

One thought on “Harga Pertamax Desember di Indonesia Akan Turun Jadi Dibawah Rp 10 ribu”

  • samadesty says:

    Harga pertamax katanya turun Rp.9950; itu berlaku tuk seindonesia pa wilayah tertentu soalnya di tempat kami kususnya wilayah kab.kendal jateng kok masih seharga Rp.10800;
    Gmn nie tlg di perjelas ya….!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *