Wow Bayi Ini Dianggap Titisan Dewa Karena Memiliki 4 Tangan Dan 4 Kaki

Author : admin Category :news March 4, 2015

Masyarakat India Timur dibuah heboh dengan kelahiran seorang bayi yang memiliki kondisi fisik berbeda dengan bayi normal pada umumnya. Bayi tersebut memiliki empat kaki dan empat tangan. Kondisi ini sontak membuat gempar masyarakat India Timur terutama di sekitar Jl. Baruipur dimana bayi tersebut berada. Jika di daerah lain kondisi bayi seperti ini dianggap cacat lantaran proses pembelahan sel untuk menjadi bayi kembar tidak sempurna, lain halnya di India. Masyarakat india justru menganggap peristiwa ini adalah anugrah dan bayi tersebut dianggap sebagai titisan Dewa.

Wow Bayi Ini Dianggap Titisan Dewa Karena Memiliki 4 Tangan Dan 4 Kaki

Mereka berbondong-bondong menuju rumah sang bayi untuk melihat langsung seorang bayi yang dijuluki “God Boy” atau anak dewa tersebut. Masyarakat di India terutama di sekitar lokasi sang bayi masih percaya dengan adanya dewa, sehingga mereka meyakini kalau bayi tersebut merupakan titisan dewa yang bereinkarnasi.

Seperti yang dilansir di laman dailymail, pihak medis sebenarnya sudah memberikan penjelasan bahwa kondisi yang dialami sang bayi adalah kelainan atau cacat, akan tetapi kebanyakan orang termasuk orang tua dan kerabat tidak mempercayainya. Mereka meyakini bahwa bayi dengan 4 tangan dan 4 kaki tersebut adalah titisan dari dewa Brahma yang dikenal memiliki banyak tangan.

Masyarakat india sudah terlanjur menganggap kejadian ini adalah tanda dari tuhan. Masyarakat secara silih berganti ingin menjadi saksi seperti apa bentuk dari reinkarnasi dewa Brahma tersebut. Sebagian besar masyarakat yang datang ingin memanjatkan doa, namun  ada juga yang merasa panik lantaran bayi tersebut dianggap pertanda datangnya hari kiamat. Kondisi ini membuat lokasi dimana bayi berada menjadi sangat ramai sampai polisi harus turun tangan untuk menjaga ketertiban dan kehebohan warga tidak menimbulkan masalah terutama bagi bayi itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *