Inilah Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Buatan Mahasiswa Indonesia

Author : admin Category :Indonesiaku November 24, 2014

Inilah Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Buatan Mahasiswa Indonesia – Keputusan pemerintah untuk menaikan harga BBM memang disesalkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk transportasi belum lagi harga-harga yang juga ikut naik. Jika di beberapa tempat banyak mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak kenaikan harga BBM, lain halnya dengan beberapa mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara ini. Naiknya harga BBM justru sikapi dengan sebuah inovasi yakni membuat sebuah sepeda motor dengan bahan bakar air.

sepeda motor dengan bahan bakar air.

Sepeda Motor berbahan air ini bisa menjadi solusi naiknya harga BBM selain persediaan minyak bumi yang semakin terkuras. Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dan suatu saat akan habis. Oleh karena itu perlu sebuah inovasi untuk menciptakan kendaraan dengan bahan bakar yang bisa diperbaharui dan ramah lingkungan. Sebelumnya di inggris juga telah diluncurkan sebuah bus dengan sumber daya dari kotoran manusia. Bus yang dinamakan Bio Bus tersebut dikembangkan oleh GENEco  sebuah perusaahan energi di inggris. Bio Bus tersebut bisa berjalan karena energi gas metana yang didapatkan dari pengolahan kotoran manusia. Bahkan hanya dengan satu tangki gas metana yang dihasilkan dari 5 kotoran manusia, Bio Bus ini mampu menempuh jarak sekitar 305 km.

Jika di inggris ada bus dengan bahan bakar kotoran manusia, di Indonesia kini ada sepeda motor dengan bahan bakar air. Adalah mahasiswa Universitas Sumatera Utara dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Fakultas Matematika yang membuat inovasi tersebut. Tentu inovasi ini bisa menjawab keluhan masyarakat atas kenaikan harga BBM. Memang bukan merupakan 100% air melainkan dicampur dengan bioetanol. Sepeda motor tersebut bisa menempuh jarak sekitar 300 Km hanya dengan 1/2 liter air.

Sepeda Motor berbahan bakar air yang dikembangkan oleh mahasiswa USU ini setidaknya membuktikan bahwa Indonesia memiliki kemampuan dalam hal teknologi. Sekarang tinggal pemerintah mau atau tidak untuk mendukungnya sehingga bisa dikembangkan lagi dan dapat digunakan secara massal. Dengan demikian konsumsi bahan bakar yang sedemikian besar bisa dikurangi menggunakan teknologi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *