6 Tahapan Pubertas Pada Wanita Yang Harus Anda Perhatikan

Pubertas adalah sebuah fase yang menjadi pertanda seorang gadis telah mengalami transformasi dari kanak-kanak menjadi remaja. Fase ini sendiri akan menimbulkan perubahan pada fisik dan emosional yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Pubertas merupakan fenomena yang alami dimana hormon seks akan memicu tubuh untuk melakukan berbagai proses biokimia sehingga menimbulkan perubahan pada fisik dan emosional. Pada masa ini pula, mereka akan mengalami kematangan secara seksual, masa subur, dan juga kematangan dalam hal reproduksi.

Tahapan Pubertas Pada Wanita Yang Harus Anda Perhatikan

Tahapan pubertas pada wanita ataupun laki laki akan dimulai saat kelenjar hipofisis di otak menghasilkan hormon FSH atau Follicle-stimulating hormone dan hormon LH atau Luteinizing Hormone. Hormon inilah yang akan bekerja dalam menciptakan estrogen serta membantu proses ovulasi. Estrogen itu sendiri berfungsi untuk merangsang perkembangan seks sekunder pada manusia seperti payudara atau rambut kemaluan.Banyak yang meyakini bahwa awal menstruasi merupakan masa pubertas seorang gadis. Padahal, pubertas ini sudah berlangsung jauh dari kemunculan haid pertama. Usia pubertas ini sendiri bisa berbeda-beda pada setiap gadis, namun rata-rata terjadi pada rentang usia 8 hingga 14 tahun. Waktu yang berbeda ini lebih disebabkan karena genetika, asupan gizi, lingkungan, dan beberapa faktor sosial.

Tahapan Pubertas Pada Wanita Yang Harus Diperhatikan

– Tahap Awal
Tahapan awal pubertas anak perempuan akan dimulai saat ia memasuki usia 8 atau 9 tahun dimana terjadi beberapa tanda secara internal. Tahap awal ini menjadi pertanda dari aktivitas hormon FSH dan LH yang kemudian memicu ovarium dalam memproduksi estrogen. Pada tahap ini, belum terlihat perubahan secara fisik, termasuk dalam jaringan payudara.

– Tahap Kedua
Saat anak perempuan sudah memasuki usia 10 atau 11 tahun, maka akan terlihat perubahan pada payudaranya. Pada tahap ini, area di sekitar putingnya yang disebut aerola akan mulai berpigmen, berwarna gelap, dan mengembang. Fase ini juga sudah memungkinkan pertumbuhan rambut pada area labia.

– Tahap Ketiga
Saat berusia 11-12 tahun, mereka akan menyaksikan pertumbuhan rambut pada area kemaluannya. Namun pertumbuhan rambut ini masih sedikit dan tipis. Pertumbuhan rambut ini juga akan terjadi pada bagian kaki dan ketiak yang terlihat lebih tebal. Sementara itu, pertumbuhan dari jaringan payudara akan membuat areola menjadi lebih luas dan bisa lebih gelap.

– Tahap Keempat
Tahapan Pubertas Pada Wanita yang keempat akan ditandai dengan tumbuhnya rambut yang lebih tebal di seluruh tubuh, utamanya pada bagian labia dan ketiak. Hal ini sangat umum terjadi ketika sang gadis berusia 12-13 tahun dan sudah memasuki periode menstruasi. Meski demikian, periode menstruasi ini tidak selalu terjadi pada tahap keempat, karena kedatangannya bisa lebih awal atau pada tahap selanjutnya. Selain itu, masa ovulasi juga sudah dimulai pada fase ini, namun membutuhkan waktu agar ovulasi mereka lebih teratur (sekitar 2-3 tahun). Perubahan lain yang bisa dilihat pada masa ini adalah ukuran vagina yang meningkat.

– Tahap Kelima
Ditahap ini, jaringan payudara mulai timbul secara signifikan dari dinding dada dan bentuk aerola serta puting yang semakin menonjol. Rambut kemaluan juga akan tumbuh lebih lebat, berbentuk keriting dan kasar. Secara fisik, sang gadis juga akan tumbuh lebih tinggi dan mengalami peningkatan berat pada bagian payudara, paha, bokong, dan lengan atas. Pada saat yang sama, mereka juga akan mengalami bau badan akibat dari tingginya sekresi hormon.

– Tahap keenam
Tahapan terakhir ini terjadi saat usia 15-17 tahun yang menjadi pertanda bahwa tubuh mereka sudah mencapai kematangan yang penuh. Biasanya, ketinggian gadis akan stagnan pada masa ini, seiring dengan pertumbuhan payudara yang juga sudah mencapai ukuran dewasa. Menstruasi dan ovulasi juga sudah berjalan secara teratur.Selain dengan banyaknya perubahan fisik, sejumlah remaja juga akan mengalami masalah jerawat. Hal ini dikarenakan produksi hormon estrogen dan progesteron yang meningkatkan produksi minyak pada kulit dan berpotensi menimbulkan jerawat. Masalah lain yang juga akan dihadapi pada tahap ini adalah menstruasi berat.

Semoga informasi mengenai Tahapan Pubertas Pada Wanita ini membantu Anda para orang tua dalam menyikapi perubahan drastis di dalam diri mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *